Untuk menginstall Database PostgreSQL di Ubuntu OS tidaklah sulit, apalagi ubuntu udah menyediakan package-packagenya. Mungkin yang perlu diperhatikan hanyalah langkah-langkahnya, berikut adalah langkah-langkah menginstall Databas PostgreSQL:
Langkah pertama adalah menginstall PostgreSQL Server disini saya menggunakan PostgreSQL Server 8.4, untuk mendapatkan packagenya bisa menggunakan Synaptic Package Manager
→ Quick Search with key “postgresql”
maka akan muncul nama-nama package yang tersedia di ubuntu
→ postgresql-server-dev-8.4
pilih mark for installation lalu Applay maka secara otomatis proses installasi akan berjalan dengan sendirinya.
Langkah berikutnya adalah install PostgreSQL Client, PostgreSQL Contrib & Install PgAdmin3, pada intalasi berikut bisa dilakukan melalui Synaptic atau langsung melalui command seperti berikut:
→ $ sudo apt-get install postgresql postgresql-client postgresql-contrib
→ $ sudo apt-get install pgadmin3
ket: Baris pertama untuk menginstall paket postgresql dan paket-paket yang lain yang dibutuhkan, sedangkan dibaris berikutnya menginstall pgadmin yaitu Graphical User Interface untuk PostgreSQL Admin.
Setelah proses instalasi berhasil, yang perlu diperhatikan adalah melakukan reset password postgres (account administrator). Ketik perintah berikut dalam command:
→ $ sudo su postgres -c psql
→ postgres=# ALTER USER postgres WITH PASSWORD ‘passwordku’;
→ postgres=# \q
perintah tersebut akan merubah password postgres menjadi passwordku, dan sekarang waktunya menyamakan password unix untuk user postgres.
→ $ sudo passwd -d postgres
→ $ sudo su postgres -c passwd
masukkan password yang sama dengan tadi, dalam hal ini passwordku(minimal 6 Digit). Setelah itu agar pgAdmin bisa masuk ke database server menggunakan user postgres, kita harus men set-up PostgreSQL admin pack. caranya jalankan perintah berikut dalam command line
→$ sudo su postgres -c psql < /usr/share/postgresql/8.4/contrib/adminpack.sql
Kemudia atur konfigurasi postgresql.conf
→ $ sudo gedit /etc/postgresql/8.4/main/postgresql.conf
ganti baris berikut:
#listen_addresses = ‘localhost’
menjadi
listen_addresses = ‘*’
dan juga baris :
#password_encryption = on
menjadi
password_encryption = on
Simpan dan tutup gedit.
Langkah terakhir adalah menentukan siapa saja yang berhak masuk ke dalam server dengan mengedit file pg_hba.con
$ sudo gedit /etc/postgresql/8.4/main/pg_hba.conf
pastikan isi file seperti berikut
# DO NOT DISABLE!
# If you change this first entry you will need to make sure that the
# database
# super user can access the database using some other method.
# Noninteractive
# access to all databases is required during automatic maintenance
# (autovacuum, daily cronjob, replication, and similar tasks).
#
# Database administrative login by UNIX sockets
local all postgres ident sameuser
# TYPE DATABASE USER CIDR-ADDRESS METHOD
# “local” is for Unix domain socket connections only
local all all md5
# IPv4 local connections:
host all all 127.0.0.1/32 md5
# IPv6 local connections:
host all all ::1/128 md5
# Connections for all PCs on the subnet
#
# TYPE DATABASE USER IP-ADDRESS IP-MASK METHOD
host all all [ip address] [subnet mask] md5
Ganti [ip address] denga alamat ip dari komputer yang diperbolehkan masuk ke dalam server database, seperti 192.168.1.5 dan [subnet mask] dengan subnet jaringan kita. Jika ingin yang terkoneksi dari semua ip yang ada dalam subnet, anda bisa memberi ip address dengan subnet address seperti 192.168.1.0 maka semua ip 192.168.1.x
dan langkah yang terakhir adalah merestart Server PostgreSQL dengan perintah:
→ $ sudo /etc/init.d/postgresql-8.4 restart
Selesai sudah, Semoga bermanfaat.



December 17th, 2009 at 8:03 AM
mas mo nanya nih, kalo import DMP oracle 10g ke oracle8i bisa nggak?kalo bisa caranya gmn mas and kalo gk bisa ada solusi nggak, mohon pencerahannya maklum msh newbie.Makasih mas atas bantuannya
December 18th, 2009 at 6:49 PM
Kalau soal bisa tidaknya : jawabannya bisa, caranya ?
dump tersebut jangan diexport dari environment oracle10g. Tapi export menggunakan oracle8i yang connect ke server 10g. Hasil export file dump tsb baru diimport ke oracle8i. semoga sukses ya
December 19th, 2009 at 6:49 PM
masih belum bisa nih mas rony,soalnya server oracle 10g nya koit kena virus mas n hnya menyisakan dmp dr versi 10g mas.apa bisa ya mas mnggunakan file import versi 10g di oracle 8i sy dg menggnti file imp 8i dg file imp 10g.mohon repl scpatnya ni penting aplikasi hrus slsai senin n mksih bnyk mas utk solusinya.
December 21st, 2009 at 12:57 AM
terus terang kalo trik tersebut belum pernah coba mas, jadi saya ga bisa comment mengenai hal tersebut.
Tapi kalau ragu, silahkan pakai tips saya sebelumnya. Kan ga lama tuh build oracle 10g. Dlm satu mesin dengan yang oracle8i kan juga bisa mas
import dmp 10g ke server10g, terus bikin koneksi tnsnames ke10g dari 8i. trus export dari 8i.. jadi dah……….!!
btw… mang db-nya berapa giga sih mas ?